AKAR SEJARAH PEMIKIRAN LIBERAL

Oleh KH. M. Shiddiq Al-Jawi

Akar Pemikiran Liberal

Pemikiran liberal (liberalisme) adalah satu nama di antara nama-nama untuk menyebut ideologi Dunia Barat yang berkembang sejak masa Reformasi Gereja dan Renaissans yang menandai berakhirnya Abad Pertengahan (abad V-XV). Disebut liberal, yang secara harfiah berarti “bebas dari batasan” (free from restraint), karena liberalisme menawarkan konsep kehidupan yang bebas dari pengawasan gereja dan raja. (Adams, 2004:20). Ini berkebalikan total dengan kehidupan Barat Abad Pertengahan ketika gereja dan raja mendominasi seluruh segi kehidupan manusia.

Ideologi Barat itu juga dapat dinamai dengan istilah kapitalisme atau demokrasi. Jika istilah kapitalisme lebih digunakan untuk menamai sistem ekonominya, istilah demokrasi sering digunakan untuk menamai sistem politik atau pemerintahannya. (Ebenstein & Fogelman, 1994:183). Namun monopoli istilah demokrasi untuk ideologi Barat ini sebenarnya kurang tepat, karena demokrasi juga diserukan oleh ideologi sosialisme-komunisme dengan nama “demokrasi rakyat”, yakni bentuk khusus demokrasi yang menjalankan fungsi diktatur proletar. (Budiardjo, 1992:89).

Walhasil, ideologi Barat memang mempunyai banyak nama, bergantung pada sudut pandang yang digunakan. Namun, yang lebih penting adalah memahami akar pemikiran liberal yang menjadi pondasi bagi seluruh struktur bangunan ideologi Barat.

Menurut Ahmad Al-Qashash dalam kitabnya Usus Al-Nahdhah Al-Rasyidah (1995:31) akar ideologi Barat adalah ide pemisahan agama dari kehidupan (sekularisme), yang pada gilirannya melahirkan pemisahan agama dari negara. Sekularisme inilah yang menjadi induk bagi lahirnya segala pemikiran dalam ideologi Barat. Berbagai bentuk pemikiran liberal seperti liberalisme di bidang politik, ekonomi, ataupun agama, semuanya berakar pada ide dasar yang sama, yaitu sekularisme (fashl al-din ‘an al-hayah).

Sejarah Pemikiran Liberal

Pemikiran liberal mempunyai akar sejarah sangat panjang dalam sejarah peradaban Barat yang Kristen. Pada tiga abad pertama Masehi, agama Kristen mengalami penindasan di bawah Imperium Romawi sejak berkuasanya Kaisar Nero (tahun 65). Kaisar Nero bahkan memproklamirkan agama Kristen sebagai suatu kejahatan. (Idris, 1991:74). Menurut Abdulah Nashih Ulwan (1996:71), pada era awal ini pengamalan agama Kristen sejalan dengan Injil Matius yang menyatakan,”Berikanlah kepada Kaisar apa yang menjadi milik Kaisar dan berikanlah kepada Tuhan apa yang menjadi milik Tuhan.” (Matius, 22:21).

Namun kondisi tersebut berubah pada tahun 313, ketika Kaisar Konstantin (w. 337) mengeluarkan dekrit Edict of Milan untuk melindungi agama Nasrani. Selanjutnya pada tahun 392 keluar Edict of Theodosius yang menjadikan agama Nasrani sebagai agama negara (state-religion) bagi Imperium Romawi. (Husaini, 2005:31). Pada tahun 476 Kerajaan Romawi Barat runtuh dan dimulailah Abad Pertengahan (Medieval Ages) atau Abad Kegelapan (Dark Ages). Sejak itu Gereja Kristen mulai menjadi institusi dominan. Dengan disusunnya sistem kepausan (papacy power) oleh Gregory I (540-609 M), Paus pun dijadikan sumber kekuasaan agama dan kekuasaan dunia dengan otoritas mutlak tanpa batas dalam seluruh sendi kehidupan, khususnya aspek politik, sosial, dan pemikiran. (Idris, 1991:75-80; Ulwan, 1996:73).

Abad Pertengahan itu ternyata penuh dengan penyimpangan dan penindasan oleh kolaborasi Gereja dan raja/kaisar, seperti kemandegan ilmu pengetahuan dan merajalelanya surat pengampunan dosa. Maka Abad Pertengahan pun meredup dengan adanya upaya koreksi atas Gereja yang disebut gerakan Reformasi Gereja (1294-1517), dengan tokohnya semisal Marthin Luther (w. 1546), Zwingly (w. 1531), dan John Calvin (w. 1564). Gerakan ini disertai dengan munculnya para pemikir Renaissans pada abad XVI seperti Machiaveli (w. 1528) dan Michael Montaigne (w. 1592), yang menentang dominasi Gereja, menghendaki disingkirkannya agama dari kehidupan, dan menuntut kebebasan.

Selanjutnya pada era Pencerahan (Enlightenment) abad XVII-XVIII, seruan untuk memisahkan agama dari kehidupan semakin mengkristal dengan tokohnya Montesquieu (w. 1755), Voltaire (w. 1778), dan Rousseau (1778). Puncak penentangan terhadap Gereja ini adalah Revolusi Perancis tahun 1789 yang secara total akhirnya memisahkan Gereja dari masyarakat, negara, dan politik. (Qashash, 1995:30-31). Sejak itulah lahir sekularisme-liberalisme yang menjadi dasar bagi seluruh konsep ideologi dan peradaban Barat.

Sejarah Masuknya Pemikiran Liberal di Indonesia

Sekularisme sebagai akar liberalisme masuk secara paksa ke Indonesia melalui proses penjajahan, khususnya oleh pemerintah Hindia Belanda. Prinsip negara sekular telah termaktub dalam Undang-Undang Dasar Belanda tahun 1855 ayat 119 yang menyatakan bahwa pemerintah bersikap netral terhadap agama, artinya tidak memihak salah satu agama atau mencampuri urusan agama. (Suminto, 1986:27).

Prinsip sekular dapat ditelusuri pula dari rekomendasi Snouck Hurgronje kepada pemerintah kolonial untuk melakukan Islam Politiek, yaitu kebijakan pemerintah kolonial dalam menangani masalah Islam di Indonesia. Kebijakan ini menindas Islam sebagai ekspresi politik. Inti Islam Politiek adalah : (1) dalam bidang ibadah murni, pemerintah hendaknya memberi kebebasan, sepanjang tidak mengganggu kekuasaan pemerintah Belanda; (2) dalam bidang kemasyarakatan, pemerintah hendaknya memanfaatkan adat kebiasaan masyarakat agar rakyat mendekati Belanda; (3) dalam bidang politik atau kenegaraan, pemerintah harus mencegah setiap upaya yang akan membawa rakyat pada fanatisme dan ide Pan Islam. (Suminto, 1986:12).

Politik Etis yang dijalankan penjajah Belanda di awal abad XX semakin menancapkan liberalisme di Indonesia. Salah satu bentuk kebijakan itu disebut unifikasi, yaitu upaya mengikat negeri jajahan dengan penjajahnya dengan menyampaikan kebudayaan Barat kepada orang Indonesia. Pendidikan, sebagaimana disarankan Snouck Hurgronje, menjadi cara manjur dalam proses unifikasi agar orang Indonesia dan penjajah mempunyai kesamaan persepsi dalam aspek sosial dan politik, meski pun ada perbedaan agama. (Noer, 1991:183).

Proklamasi kemerdekaan Indonesia tahun 1945 seharusnya menjadi momentum untuk menghapus penjajahan secara total, termasuk mencabut pemikiran sekular-liberal yang ditanamkan penjajah. Tapi sayang sekali ini tidak terjadi. Revolusi kemerdekaan Indonesia hanyalah mengganti rejim penguasa, bukan mengganti sistem atau ideologi penjajah. Pemerintahan memang berganti, tapi ideologi tetap sekular. Revolusi ini tak ubahnya seperti Revolusi Amerika tahun 1776, ketika Amerika memproklamirkan kemerdekaannya dari kolonialisasi Inggris. Amerika yang semula dijajah lantas merdeka secara politik dari Inggris, meski sesungguhnya Amerika dan Inggris sama-sama sekular.

Ketersesatan sejarah Indonesia itu terjadi karena saat menjelang proklamasi (seperti dalam sidang BPUPKI), kelompok sekular dengan tokohnya Soekarno, Hatta, Ahmad Soebarjo, dan M. Yamin telah memenangkan kompetisi politik melawan kelompok Islam dengan tokohnya Abdul Kahar Muzakkir, H. Agus Salim, Abdul Wahid Hasyim, dan Abikoesno Tjokrosoejoso. (Anshari, 1997:42). Jadilah Indonesia sebagai negara sekular.

Karena sudah sekular, dapat dimengerti mengapa berbagai bentuk pemikiran liberal sangat potensial untuk dapat tumbuh subur di Indonesia, baik liberalisme di bidang politik, ekonomi, atau pun agama. Dalam bidang ekonomi, liberalisme ini mewujud dalam bentuk sistem kapitalisme (economic liberalism), yaitu sebuah organisasi ekonomi yang bercirikan adanya kepemilikan pribadi (private ownership), perekonomian pasar (market economy), persaingan (competition), dan motif mencari untung (profit). (Ebenstein & Fogelman, 1994:148). Dalam bidang politik, liberalisme ini nampak dalam sistem demokrasi liberal yang meniscayakan pemisahan agama dari negara sebagai titik tolak pandangannya dan selalu mengagungkan kebebasan individu. (Audi, 2002:47). Dalam bidang agama, liberalisme mewujud dalam modernisme (paham pembaruan), yaitu pandangan bahwa ajaran agama harus ditundukkan di bawah nilai-nilai peradaban Barat. (Said, 1995:101).

Tokoh-Tokoh Liberal Indonesia

Komaruddin Hidayat dalam tulisannya Islam Liberal di Indonesia dan Masa Depannya (Republika, 17-18 Juli 2001) memasukkan Soekarno dan Hatta sebagai tokoh-tokoh Islam Liberal. (Husaini & Hidayat, 2002:34). Benar, Komaruddin Hidayat tidak sedang mengigau. Soekarno dan Hatta memang tokoh liberal di Indonesia karena keduanya ngotot menyerukan sekularisme bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Soekarno adalah seorang sekular. Pada tahun 1940 Soekarno pernah menulis artikel Apa Sebab Turki Memisah Agama dari Negara, yang mempropagandakan sekularisme Turki sebagai suatu teladan yang patut dicontoh. (Noer, 1991:302). Beberapa buku telah ditulis khusus untuk membongkar sekularisme Soekarno, seperti buku Sekularisme Soekarno dan Mustafa Kamal karya Abdulloh Shodiq (1992) dan buku Islam Ala Soekarno Jejak Langkah Pemikiran Islam Liberal di Indonesia karya Maslahul Falah (2003).

Hatta juga seorang sekular. Prof. Soepomo pada tanggal 31 Mei 1945 menggambarkan pendirian sekular dari Hatta dalam sidang BPUPKI dengan berkata,”Memang di sini terlihat ada dua paham, ialah : paham dari anggota-anggota ahli agama, yang menganjurkan supaya Indonesia didirikan sebagai negara Islam, dan anjuran lain, sebagai telah dianjurkan oleh Tuan Mohammad Hatta, ialah negara persatuan nasional yang memisahkan urusan negara dan urusan Islam, dengan lain perkataan : bukan negara Islam.” (Anshari, 1997:27).

Jadi, Soekarno dan Hatta sebenarnya bukan pahlawan dan bukan teladan yang baik bagi bangsa Indonesia yang mayoritas muslim. Keduanya hanyalah bagian dari kelompok sekular di negeri ini yang hakikatnya tidak melakukan apa-apa, selain melestarikan ideologi penjajah di Indonesia dengan mengikuti model negara sekular yang dijalankan kaum Yahudi dan Nasrani yang kafir.

Seharusnya umat Islam tidak boleh mengikuti jalan hidup kaum Yahudi dan Nasrani (QS Al-Maidah:51), meski kita tak perlu terlampau heran kalau memang terjadi. Karena Rasulullah SAW jauh-jauh hari telah berpesan : “Sungguh kamu akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal sehasta demi sehasta, hingga kalau mereka masuk lubang biawak, kamu akan tetap mengikuti mereka.” Para shahabat bertanya,”Apakah mereka Yahudi dan Nasrani?” Jawab Rasulullah SAW,”Lalu siapa lagi?” (HR Bukhari & Muslim). Wallahu a’lam.

DAFTAR PUSTAKA

Adams, Ian, Ideologi Politik Mutakhir (Political Ideology Today), Penerjemah Ali Noerzaman, (Yogyakarta : Penerbit Qalam), 2004

Audi, Robert, Agama dan Nalar Sekuler dalam Masyarakat Liberal, (Yogyakarta : UII Press), 2002

Anshari, Endang Saifuddin, Piagam Jakarta 22 Juni 1945 Sebuah Konsensus Nasional Tentang Dasar Negara Republik Indonesia (1945-1949), (Jakarta : Gema Insani Press), 1997

Al-Qashash, Ahmad, Usus Al-Nahdhah Al-Rasyidah, (Beirut : Darul Ummah), 1995

Budiardjo, Miriam, Dasar-Dasar Ilmu Politik, (Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama), 1992

Ebenstein, Willam & Fogelman, Edwin, Isme-Isme Dewasa Ini (Todays Isms), Penerjemah Alex Jemadu, (Jakarta : Penerbit Erlangga), 1984

Falah, Maslahul, Islam Ala Soekarno Jejak Langkah Pemikiran Islam Liberal Indonesia, (Yogyakarta : Kreasi Wacana), 2003

Husaini, Adian & Hidayat, Nuim, Islam Liberal : Sejarah, Konsepsi, Penyimpangan, dan Jawabannya, (Jakarta : : Gema Insani Press), 2002

Husaini, Adian, Wajah Peradaban Barat dari Hegemoni Kristen ke Dominasi hSekular-Liberal, (Jakarta : Gema Insani Press), 2005

Idris, Ahmad, Sejarah Injil dan Gereja (Tarikh Al-Injil wa Al-Kanisah), Penerjemah H. Salim Basyarahil, (Jakarta : Gema Insani Press), 1991

Noer, Deliar, Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942, (Jakarta : LP3ES), 1991

Said, Busthami Muhammad, Gerakan Pembatuan Agama (Mafhum Tajdid Al-Din), Penerjemah Ibnu Marjan & Ibadurrahman, (Bekasi : PT Wacaralazuardi Amanah), 1995

Shodiq, Abdulloh, Sekularisme Soekarno dan Mustafa Kamal, (Pasuruan : PT Garoeda Buana Indah), 1992

Suminto, Aqib, Politik Islam Hindia Belanda, (Jakarta : LP3ES), 1986

Ulwan, Abdullah Nashih, Islam Syariat Abadi (Al-Islam Syar’ah Az-Zaman wa Al-Makan), Penerjemah Jamaludin Saiz, (Jakarta : Gema Insani Press), 1996

Leave a Comment

Tips Makan Murah Untuk Anak kost

Dijaman yang serba mahal seperti sekarang ini, sebagai anak kost, sebagian besar dari segi keuangan dijatah dari ortu, ntah itu per bulan atau bahkan per 6 bulan. Mengatur keuangan pribadi tentu perlu cara yang cerdas, jangan sampai diawal bulan sejahtera, diakhir bulan bangkrut alias utang sana utang sini, malu dong..!. kalau bisa, jangan sampe deh memberatkan temen, justru kita harus berlomba -lomba membantu temen yang lagi kesusahan. Kata nabi “sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain”

Menurut survei pribadi, rata-rata sekali makan di warung lingkungan mahasiswa dan sekolah, nasi dengan lauk pauk standar(sayur+telur+tempe) sudah mencapai Rp 6000, kalau makan sehari 3 kali, pengeluaran untuk makan saja seharinya Rp 18.000(taruhlah sudah ama cemilan) dalam sebulan bisa mencapai Rp 540.000, ck..ck..ck lumayan besar juga ya..

Bagaimana solusinya, agar bisa makan dengan lauk standar tapi dengan harga miring, cuman Rp 2000 rupiah saja sekali makan, mau tau..?

Begini caranya…

Alat-alat yang diperlukan

Rice cooker
Nampan agak besar

Setelah alat -alat tersedia, ajak 4 orang temen kos anda untuk iuran Rp 2000, (2000 x 4= 8000). Setelah itu baru deh belanja, bali beras 1/2 liter Rp 2000, telur 1/4 kg Rp 4000 dapet 4 biji, yang Rp 2000 lagi buat bali sayur di warung.

Cara masak, masak nasi pakai rice cooker sekalian masukin telurnya, sesudah itu nasi ditaruh nampan beserta telur dan sayur, enaknya makan rame-rame mengelilingi nampan, selain enak, juga bisa membangun keakraban diantara temen kost.

mari dihitung berapa uang yang bisa dihemat. sekali makan Rp 2000 x 3 = Rp 6000, untuk sehari, dalam sebulan Rp 180.000 ama cemilan dibulatkan jadi Rp 200.000. Wow.. berapa selisihnya 540.000-200.000=340.000, nah sisa uang tadi bisa di Infaqkan, ditabung, dll

silahkan mencoba, semoga bermanfaat.

Comments (2)

Kamus Online Ingris-Indonesia

Kepada para pengunjung yang terhormat, kalau anda kebingungan menterjemahkan bahasa ingris ke indonesia, pada saat anda browsing. silahkan kunjungi http://sederet.com/ , Lengkap banget.

semoga membantu.

Comments (1)

Jakarta Dimata Orang Asing

Pada saat ini, gedung pencakar langit, jalanan macet dipadati oleh ratusan ribu kendaraan, dan mal-mal raksasa telah menjadi pusat kebudayaan Jakarta, yang notabene merupakan kota terbesar ke-4 di dunia. Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana bermukim sebagian besar penduduk Jakarta yang tidak memiliki akses sanitasi dasar, air bersih atau pengelolaan limbah.

Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia Tenggara menginvestasikan dana besar-besaran untuk tr ansportasi publik, taman kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti museum, gedung konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara BRUTAL dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan TIDAK PEDULI akan nasib mayoritas penduduknya yang MISKIN.

Kebanyakan penduduk Jakarta belum pernah pergi ke luar negeri, sehingga mereka tidak dapat membandingkan kota Jakarta dengan Kuala Lumpur atau Singapura, Hanoi atau Bangkok . Liputan dan statistik pembanding juga jarang ditampilkan oleh media massa setempat. Meskipun bagi para wisatawan asing Jakarta merupakan NERAKA DUNIA, media massa setempat menggambarkan Jakarta sebagai kota “modern”, “kosmopolitan” , dan “metropolis” .

Para pendatang/wisatawan seringkali terheran-heran dengan kondisi Jakarta yang tidak memiliki taman rekreasi publik. Bangkok, yang tidak dikenal sebagai kota yang ramah publik, masih memiliki beberapa taman yang menawan. Bahkan, Port Moresby, ibukota Papua Nugini, yang miskin, terkenal akan taman bermain yang besar, pantai dan jalan setapak di pinggir laut yang indah.

Di Jakarta kita perlu biaya untuk segala sesuatu. Banyak lahan hijau diubah menjadi lapangan golf demi kepentingan orang kaya. Kawasan Monas seluas kurang lebih 1 km persegi bisa jadi merupakan satu-satunya kawasan publik di kota berpenduduk lebih dari 10 juta ini. Meskipun menyandang predikat kota maritim, Jakarta telah terpisah dari laut dengan Ancol menjadi satu-satunya lokasi rekreasi yang sebenarnya hanya berupa pantai kotor.

Bahkan kalau mau jalan-jalan ke Ancol, satu keluarga dengan 4 orang anggota keluarga harus mengeluarkan uang Rp 40.000 untuk tiket masuk, satu hal yang tak masuk akal di belahan lain dunia. Beberapa taman publik kecil kondisinya menyedihkan dan tidak aman.

Sama sekali tidak ditemui tempat pejalan kaki di seluruh penjuru kota (tempat pejalan kaki yang dimaksud adalah sesuai dengan standar “internasional” ). Nyaris seluruh kota-kota di dunia (kecuali beberapa kota di AS, seperti Houston dan LA) ramah terhadap pejalan kaki. Mobil seringkali tidak diperkenankan berkeliaran di pusat kota . Trotoar yang lebar merupakan sarana tr ansportasi publik jarak pendek yang paling efisien, sehat, dan ramah lingkungan di daerah yang padat penduduk.Di Jakarta, nyaris tidak dijumpai bangku untuk duduk dan rileks, tidak ada keran air minum gratis atau toilet umum. Ini memang remeh, tapi sangat penting, merupakan suatu detil yang menjadi simbol kehidupan perkotaan di bagian lain dunia.

Sebagian besar kota-kota dunia, ingin dikunjungi dan dikenang akan kebudayaannya.Singapura sedang berupaya mengubah ci tr a kota belanjanya menjadi jantung kesenian Asia Tenggara. Esplanade Thea tr e yang monumental telah mengubah wajah kota Singapura, dimana ia menawarkan konser musik klasik, balet, dan opera internasional kelas satu, disamping pertunjukan artis kontemporer kawasan. Banyak pertunjukan yang disubsidi dan seringkali gratis atau murah, bila dibandingkan dengan pendapatan warga kota yang relatif tinggi.

Kuala Lumpur menghabiskan $100 juta untuk membangun balai konser philharmonic yang terletak persis dibawah Pe tr onas Tower , salah satu gedung tertinggi di dunia. Balai konser prestisius dan impresif ini mempertunjukkan grup orkes tr a lokal dan internasional. Kuala Lumpur juga sedang menginvestasikan beberapa juta dolar untuk memugar museum dan galeri, dari Museum Nasional hingga Galeri Seni Nasional.

Hanoi bangga akan budaya dan seninya, yang dipromosikan guna menarik jutaan turis untuk mengunjungi galeri-galeri lukisan yang tak terhitung jumlahnya, dimana lukisan tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Gedung Operanya yang dipugar secara reguler mempertunjukkan pagelaran musik Asia dan Barat.

Candi-candi dan istana kolosal di Bangkok eksis berdampingan dengan teater dan festival film internasional, klub jazz yang tak terhitung jumlahnya, dan juga pilihan kuliner otentik dari segala penjuru dunia. Kalau bicara musik dan kehidupan malam, tak ada kota di Asia Tenggara yang semeriah Manila .

Nah, sekarang balik ke Jakarta . Siapapun yang bernah berkunjung ke “perpustakaan umum” atau gedung Arsip Nasional pasti tahu bedanya. Tak heran, dalam pendidikan Indonesia, budaya dan seni tidak dianggap “menguntungkan” (kecuali musik pop), sehingga menjadi tidak relevan. Indonesia merupakan negara dengan ANGGARAN PENDIDIKAN TERENDAH nomor 3 di dunia – Masya Alloh!  (pent.) –  (menurut The Economist, hanya 1,2% dari PDB) setelah Guyana Khatulistiwa dan Ekuador (di kedua negara tersebut keadaan sekarang berkembang cepat berkat pemerintahan baru yang progresif)

Museum di Jakarta berada dalam kondisi memprihatinkan, sama sekali tidak menawarkan eksibisi internasional. Museum tersebut terlihat seperti berasal dari zaman baheula dan tak heran kalau Belanda yang membangun kesemuanya. Tidak hanya koleksinya yang tak terawat, tapi juga ketiadaan unsur-unsur modern seperti kafe, toko cinderamata, toko buku atau perpustakaan publik. Kelihatannya manajemen museum tidak punya visi atau kreativitas. Bahkan, meskipun mereka punya visi atau kreativitas, pasti akan terkendala dengan ketiadaan dana.

Sepertinya Jakarta tidak punya perencana kota, hanya ada pengembang swasta yang tidak punya respek atau kepedulian akan mayoritas penduduk yang miskin (mayoritas besar, tak peduli apa yang dikatakan oleh data statistik yang seringkali DIMANIPULIR pemerintah). Kota Jakarta praktis menyerahkan dirinya ke sektor swasta, yang kini nyaris mengendalikan semua hal, mulai dari perumahan hingga ke area publik

Leave a Comment

TIPS CARA MENGISI BENSIN/BAHAN BAKAR KENDARAAN ANDA

Seorang teman mengirimkan catatan seperti tertulis di bawah ini:

Saya tidak tahu berapa sebenarnya anda membayar saat mengisi bensin………tetapi di sini, di Durban, harga bahan bakar juga mahal. Saya telah bekerja di bidang bahan bakar/bensin selama 31 tahun, sehingga saya bisa memberikan beberapa cara agar uang anda menjadi lebih berharga untuk setiap liter bahan bakar yang anda beli. Di Marian Hill Pipeline tempat saya bekerja di Durban, dalam waktu 24 jam kami memompakan/menyalurkan kurang lebih 4 juta liter. Satu hari solar, hari berikutnya bahan bakar pesawat jet dan bensin, LRP dan Unleaded. Kami di sini mempunyai tanki penyimpanan sebanyak 34 dengan kapasitas seluruhnya 16.800.000 liter.

BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN.

Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari……..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.

SALAH SATU YANG PALING PENTING ADALAH ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.

Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat.

YANG PERLU DIINGAT LAGI, JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN

Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda. Saya berharap hal ini akan menolong anda untuk mendapatkan nilai yang maksimal dari rupiah yang anda gunakan untuk membeli bensin.

Leave a Comment

POLA PIKIR SAINS DAN POLA PIKIR RASIONAL

Pola pikir sains (Tharikah Ilmiah) adalah suatu metode pengkajian yang dapat ditempuh agar seseorang sampai pada tahap mengetahui hakikat sesuatu yang diteliti, melalui berbagai macam percobaan ilmiah. Tetapi proses pencapaian hanya berlaku bagi benda-benda yang bersifat ateri/fisik, dan tidak terhadap idea-idea (abstarak). Thariqah ilmiah ini dapat ditetapkan dengan cara memperlakuakan benda pada situasi/keadaan tertentu bukan pada situasi/kondisi yang alami. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan hasil percobaan pada situasi/kondisi alami yang telah ada (Kontrol). Dari hasil percobaan yang diperoleh serta perbandingan yang dilakukan, dapat diambil suatu kesimpulan tentang hakikat benda yang diteliti dan dapat diserap oleh indera. Bentuk percobaan ini telah lazim di lakukan di laboratorium.

Tharikah ilmiah mengharuskan adanya “pemindahan” terhadap segala bentuk informasi yang diperoleh sebelumnya tentang materi/ benda yang di teliti. Kemudian, dimulailah langkah-langkah pengamatan dan eksperimen terhadap materi atau benda tersebut. Thariqah ini mengharuskan seseorang yang hendak melakukan penelitian, terlebih dahulu harus memindahkan setiap pandangan, pendapat,atau keyakinan tentang benda/materi tersebut yang telah dihasilkan melalui eksperimen

sebelumnya. Kemudian mulai melakukan pengamatan dan eksperimen, dilanjutakn studi koperasi, klasifikasi sampai mencapai suatu kesimpulan yang diperoleh berdasarkan tahapan/proses ilmiah tadi.

Apabila seseorang telah sampai pada suatu kesimpulan setelah melakukan eksperimen, maka hasil penelitiannya itu berupa kesimpulan ilmiah, yang biasanya di dasarakan pada suatu penelitian/eksperimen. Kesimpulan itu tetap merupakan kesimpulan ilmiah, selama belum dapat di buktikan adanya keasalahan dalam salah satu penelitian.

Kesimpulan yang dihasilkan oleh seorang peneliti melalui thariqah ilmiah, meskipun disebut sebagai suatu fakta ilimiah atau etika/tata cara ilmiah, akan tetapi belum fixed (pasti), yakni masih mengandung ” faktor kesalahan”. Bahkan adanya ” faktor kesalahan” dalam thariqah ilmiah merupakan paradigma yang paling mendasar yang harus diperhatikan dalam thariqah ilmiah sebagaimana yang di tetapakan etika ilmiah. Kesalahan dalam mengambil kesimpualan seriing terjadi

dan telah terbukti di temukan berbagai kekeliruan dibidang sains, setelahsebelumnya dianggap sebagai faktor ilimiah fixed (pasti). Sebagai contoh, partikel kecil dari suatu benda yang tidak dapat dipecah lagi. Akan tetapi kemudian terbuktilah kekeliruannya, juga dengan menggunakan metode ilmiah yang sama. Tenyata, atom masih dapat dipecah lagi.

Dari sini dapat dipahami, bahwa thariqah ilmiah hanyalah berlaku untuk benda/materi saja. Hal ini karena temasuk kerangaka berfikir paling mendasar dalam thariqah ilmiah ini adalah melakukan eksperimen terhadap benda dengan memperlakukannya pada kondisi tertentu dan bukan dalam kondisi/situasi yang alami (khusus dilakukan dalam ilmu terapan). Hal itu tidak dapat dilakukan terhadap sesuatu yang berbentuk ide atau pemikiran (abstrak). Oleh sebab itu pula, kesimpulan yang di hasilkan dari thariqah ilmiah adalah kesimpulan yang besifat dugaan tidak pasti, serta mengandung ” faktor kesalahan”.

Sedangkan pola pikir rasional (tharqah aqliyah), adalah suatu metode pengkajian yang dapat ditempuh agar seseorang sampai pada tahap mengetahui hakikat sesuatu yang sedang dikaji, melalui indera yang menyerap objek. Proses penyarpan tersebut dilakukan mealui panca indera menuju ke otak, dibantu oleh pengetahuan/informasi sebelumnya yang akan menafsirakan dan memberikan keputusan(sikap) atas fakta tersebut. Keputusan tersebut dinamakan pemikiran atau ide (thought) yaitu pemahaman yang diperoleh akal secara langsung. Thariqah ini mencakup pengkajian materi/obyek yang dapat diindera (ilmiah fisika), maupun yang bukan materi/abstrak (berkaitan dengan pemikiran) dan ini satu-satunyametode yang alami yang ada dalam diri manusia untuk memahami sgala sesuatu. Yaittu dengan terbentuknya pemikiran atau pemahaman terhadap sesuatu. Manusia dalam kedudukannya sebagai manusia biasa memahami segala sesuatu yang telah lalu, baik yang telah ataupun yang ingin ia ketahui.

Hasil yang diperoleh melalui thariqah aqliyah mengandung dua kemungkinan. Jika kesimpulan itu berkaitan tentang ” ada” atau ” tidak adanya wujud” sesuatu, kenyataannya besifat pasti/fixed dan sedikit pun tidak mengandung factor kesalahan ” sebab, keputusan itu diambil melalui peng inderaan terhadap sesuatu, sedangkan alat indera manusia tidak mungkin salah dalam menentukan” adanya”sesuatu besifat nyata, karena penyerapan indera manusia terjadap “adanya” sesuatu kenyataan bersifat pasti sehingga keputusan akal untu menentukan “adanya” sesuatu yang terindera adalah pasti.

Kesalahan yang mungkin terjadi dengan metode ini di akibatkan kesalahan penginderaan. Misalnya saja fatamorgana yang di sangka air, atau pensil yang lurus terlihat bengkok dan patah katika dicelupkan kedalam air. Namun demikian, hal ini tidak berarti meniadakan adanya sesuatu, yaitu adanya fatamorgana dan pensil. kesalahan ini terletak pada fenomina yang ada, yaitu memandang
fatamorgana sebagai air, dan pensil yang lurus di katakan bengkok atau patah. Demikan juga dalam memahami berbagai fenomena-fenomena yang lain, sesungguhnya penginderaan manusia tetap tidak akan salah dalam menentukan adanya sesuatu, jika ia merasakan/mengindera sesuatu maka berarti sesuatu itu akan ada, begitu pula terhadap keputusan yang ia lihat/rasakan bersifat pasti.

Apabila kesimpulan atau keputusan tersebut berkaitan dengan hakikat atau penomena dari sesuatu, maka besifat tidak pasti dan mengandung faktor kesalahan. Sebab, keputusan tersebut diambil berdasarkan informasi yang diperoleh atau interpretasi terhadap fakta yang terindera melalui informasi yang telah ada, namun terdapat kemungkinan mnyusup unsur kesalahan. Akan tetapi, ia dianggap sebagai pemikiran yang “benar” sampai terbukti kesalahannya. Pada saat itulah diputuskan bahwa kesimpulannya salah. Edangkan sebelumnya, tetap dipangdang sebagai kesimpulan yang tepat atua pemikiran yang benar.

Adapun penelitian yang menggunakan cara berfikir logika (mantiq), sesungguhnya bukan metode berfikir, melainkan salah satu cara pembahasan yang dibangun berdasarkan pola pikir rasional. Sebab, pola pikir logika di lakukan dengan cara membangun suatu pemikaran/premis diatas memikiran/premis lain yang kesimpulannya dapat diindera. Dengan cara ini,kemudian dihasilkan suatu kesimpulan tertentu. Mialnya, premis pertama menyatakan papan tulis itu terbuat dari kayu; premis kedua kayu mempunyai sifat terbakar; maka kesimpulannya: papan tulis itu mempunyai sifat terbakar. Begitu pula miasalnya seekor kambing disembelih dikatakan mati jika tidak bergerak; ternyata kambing yang di sembelih tidak bergerak; maka kesimpulannya kambing itu mati.

Kebenaran pola pikir logika tergantung pada premis-premis nya. Jika premisnya benar, maka akan diperoleh kesimpulan yang benar. Tetapi jika premisnya salah maka akan diperoleh kesimpulan yang salah kontradiktifnya. Diisyaratkan pada premis pernyataan yang dapat mengahhantarkan pada suatu yang dapat diindera. Hal ini berarti kembali pada pola pikir rasional,dan dengan penginderaan dapat menentukan benar-salahnya kesimpulan. Maka dapat dipahami, bahwa pola piker logika merupakan salah satu pola pikir yang di bangun berdasarkan pola piker rasional. Dalam pola pikir logika terkandung unsur kesalahan atau kemungkinan adanya kekeliruan.

Untuk menguji kebenaran pola pikir logika, maka lebih baik menggunakan pola pikir rasionla dalam menggali dan menentukan kesimpulan, tanpa mempertimbangkan lagi pola pikir logika (walaupun hal itu bisa di gunakan), tetapi dengan syarat premis-premisnya harus benar, yang hal ini dapat diketahui dengan hanya menggunakan pola pikir rasional.

Berdasarkan uraian diatas, maka jelaslah bahwa pada dasarnya metode berfikir hanya ada dua, yaitu pola pikir sains dan pola pikir rasional. Yang pertama mengaharuskan adanya pengabian terhadap informasi yang sudah ada (dimiliki), sedangkan yang kedua justru mengharuskan adanya informasi yang diperoleh sebelumnya.

Pola pikir rasional adalah dasar dalam berfikir. Hanya dengan pola piker tertentu dapat diperoleh pemikiran yang tidak dapat dicapai dengan cara pola pikir sains ataupun pola pikir logika. Dengan pola pikir rasional dapat diketahui setiap realita setiap kesimpulan ilmiah melalui pengamatan eksperimen dan penariak kesimpulan. Dengan metode itu pula dapat diketahui realita setiap kesimpulan yang dihasilkan oleh pikir logika, dan lain sebagainya. Begitu pula dengan metode itu dan di ketahui realita sejarah dan dapat membandingkan kesalahan atau kebenaran sejarah. Dengan itu pula manusia dapat memperoleh pemikiran yang bersifat integaral mengenal alam semesta, manusia, dan kehidupan serta realita daria alam semeta, manusia dan kehidupan tersebut.

Sementara itu, pola pikir sains tidak akan menghasilkan sesuatu., atau bahkan tidak pernah ada kecuali jika dibangun berlandaskan pola pikir rasional atau sesuatu yang telah ditetapkan berdasarkan pola pikir rasional. Dengan demikian, suatu yang pasti akan dialami bahwa pola pikir sains tidak dapat dijadikan sebagai dasar berfikir. Disamping itu, pola pikir ini menentukan bahwa segala sesuatu yang tidak dapat dijangkau oleh indera adalah tidak berwujud. Sehingga, ilmu logika, sejarah, dan teori-teorinya di abaikan, karena semua ini belum terbukti secara ilmiah keberadaannya. Sebab, semua itu tidak ditetapkan dengan pola pikir sains, yaitu dengan cara pengamatan, eksperimen, dan penarikan kesimpulan. Jika demikian halnya, maka ini merupakan kesalahan yang total. Karena itu pengetahuan alam hanyalah salah satu cabang dari dunia ilmu
pengetahuan. Ia merupakan salah satu jenis pemikiran dari seluruh jenis pemikiran yang ada, sedangkan jenis ilmu pengetahuan sangat banyak dan semua itu justru tidak ditetapkan berdasarkan pola pikir sains, tetapi dengan pola piker rasional. Oleh karena, itu pola pikir sains tidak dapat dijadikan asas/dasar pola berfikir. Yang harus dijadikan dasar/asas pola berfikir adalah pola pikir rasional.

Namun demikian, pola pikir sanis adalah pola pikir yang salah. Kesalahanya adalah menjadikannya asas unutk berfikir. Dengan demikian, sebagai asas berfikir, akan menimbulkan kesulitan. Pola pikri ini bukanlah suatu asas yang menjadi dasar tegaknya sesuatu, melainkan hanya salah satu cabang yang di tegakan diatas suatu asas. Dengan menjadikannya sebagai asas berarti telah membuang/tidak membahas sebagian besar ilmu pengetahuan dan realita-realita hidup. Hal itu akan mengakibatkan terjadinya penolakan terhadap sebagian besar ilmu pengetahuan yang dipelajari yang mengandung banyak realita, padahal ia (ilmu pengetahuan dan realita itu) ada.

Terlebih lagi, pola pikir sains hasinya berupa dugaan dan didalamnya terdapat unsur kesalahan. Hal ini menjadi paradigma (kerangka berfikir) yang biasanya selalu di perhatikan oleh pola pikir tersebut. Oleh karena itu, tidak banyak pikir sains dijadikan sebagai dasar/asas berfikir. Sebab, dengan pola pikir ini akan diahasilakn kesimpulan yang bersifat dugaan tentang wujud dan sifat dari sesuatu. Sebaliknya, pola pikir rasional mampu mengahasilkan kesimpulan atau keputusan yang pasti tentang wujud dan sifat-sifat tertentu yang ada pada sesuatu, walaupun dari segi hakikat sesuatu dan sifatnya, kesimpulan itu tidak bersifat dugaan belaka, akan tetapi dari segi penentuan kebenaran “adanya” suatu dan sifat-sifat tertentu dari sesuatu itua adalah pasti dan meyakinkan. Dengan demikian,pola pikir rasional harus dijadikan sebagai asas penelitian, mengingat bahwa kesimpulan yang dihasilkan nya bersifat pasti. Jika suatu kesimpulan tentang wujudnya sesuatu dan sifat-sifat yang terkandung didalamnya didasarkan pada pola pikir rasional bertentangan dengan kesimpulan yang diperoleh dengan pola pikir sains, maka sudah selayaknya bahwa yang diambil adalah pola piker rasional. Sebab, tentu yang diambil adalah yang berseifat pasti bukan yang bersifat dugaan. Akhirnya, dapatlah dipahami bahwa kesalahan berfikir yang terjadi di seluruh dunia ini adalah karena dijadikannya pola pikir sains sebagai asas pola piker sekaligus sebagai penentu dalam menetapkan pemahaman terhadap sesuatu. Kesalahan itu harus di luruskan, dan merupakan suatu keharusan menjadikannya pola piker rasional sebagai asas berfikri dan senantiasa menjadikannya sebagai pegangan dalam memutuskan pemahaman terhadap sesuatu.

Comments (3)

Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik

True Story :

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.

Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.

Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, “berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?” Wanita itu menjawab: “Kamu tidak perlu membayar apapun”. “Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan” kata wanita itu menambahkan. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :” Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda.”

Sekian belas tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Paradokter dikota itu sudah tidak sanggup menanganinya.

Mereka akhirnya mengirimnya ke kotabesar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh !!. Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.

Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatuannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi.. “Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu..” tertanda, DR Howard Kelly. Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: “Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.”

Leave a Comment

Komputer bermasalah

Jika komputer anda tidak bisa masuk ke Dos, dengan mengeluarkan bunyi yang kurang enak didengar, tiit…tiit.. tiiit, begitulah kira-kira bunyinya. Jangan panik dan gelisah, ikuti langkah-langkah penyembuhan sebagai berikut :

· Buka casing pc anda

· Bersihkan debu-debu yang menempel di dalam casing

· Cabut ram, lalu bersihkan bagian ram yang menancap di motherboard dengan tissue, lalu tancapkan kembali.

· Kalau masih belum bisa, pindahkan ram ke slot yang lain.

Semoga berhasil.

Kalau masih belum jalan juga, lebih baik ke tukang reparasi komputer aja, daripada nanti rusaknya semakin parah :)

Leave a Comment

Mereset Printer

Satu hal yang perlu anda ketahui adalah ongkos untuk mereset printer lumayan mahal
dan jika anda tahu bagaimana mudahnya mereset printer tentu anda akan bertanya kenapa begitumahal. padahal software yang digunakan untuk mereset merupakan software gratis yang dapat didownload dari internet tanpa mengeluarkan biaya (keculai anda di warnet tentu harus bayar)

Cara manual
1. Cabut kabel power printer (kabel yang menghubungkan printer dengan listrik)
2. Tekan tombol “Power On”dan tahan jangan dilepas langsung pasang kembali kabel power
printer
3. Setelah kabel terpasang, tombol “Power On” masih belum dilepas (tertekan) lalu tekan
tombol Resume 2 kali.
4. Lepas semua (tombol Power dan Resume).
5. Anda bisa menggunakan printer anda sekarang.
Kelemahan cara manual ini adalah bila kabel power dicabut/dilepas atau padam listrik,
maka anda harus mengulangi prosedur di atas untuk dapat menggunakan printer anda kembali.
Untuk mengatasi hal tersebut, solusinya adalah dengan menggunakan Software Reset sesuai
dengan jenis Printer yang akan di Reset
MENGGUNAKAN SOFTWARE RESET PRINTER ( RESET PERMANEN )
Untuk Reset permanen adalah dengan menggunakan Software Resetter, dan software
reset tersebut harus sudah ter install di dalam komputer. sehingga cara reset ini dengan
menggunkan komputer sebagai alat untuk menjalani progam Reset tersebut. Sebelum mereset, sebaiknya ganti dulu absorbernya / busa, atau untuk menghemat biaya bisa juga dengan cara membersihkan dulu absorbernya/busa yang berada di dasar printer, dengan cara membuka printer. Lalu, bagaimana cara melakukan pembersihan bak tinta secara manual?
Jawabnya, bisa saja…tapi hal-hal yg perlu anda pertimbangkan adalah: coba anda celupkan kapas/kain ke dalam tinta. kemudian apa yang terjadi bila anda coba membersihkan dengan air? air akan menjadi sangat kotor, begitu pula dengan tangan anda. Sangat sulit membersihkan kain/kapas yang terkena tinta. Apalagi kapas yang bila setelah terkena air akan sulit untuk kembali pada bentuk aslinya. Begitu pula dengan busa penampung tinta pada printer. Bila anda mencoba untuk membersihkannya, selain sangat merepotkan juga sedikit banyak akan mempengaruhi daya serap busa tersebut (karena pada awalnya busa tersebut merupakan bahan yang memiliki daya serap tinggi). Tetapi walaupun demikian busa yang telah di bersihkan tetap bisa digunakan dengan cara setelah di cuci dan di keringkan, dengan cara menjemur busa di tempat panas.
Setelah di nyatakan kering busa siap dipasangkan pada printer seperti semula. Langkah
selanjutnya printer sudah siap untuk di reset dengan menggunakan Software Reset sesuai
dengan printer yang akan di reset.
Langkah-langka mereset printer
1. Pastikan anda tahu merk printer anda dan serinya misalnya Canon Pixma IP 1600 atau Epson C38
2. Download software resetter sesuai dengan printer anda cara mudah untuk
mendapatkanya adalah dengan mesin pencari Google. Masukkan kata kunci berikut
untuk memudahkan pencarian “Software Resetter+Canon IP1600 +Download” untuk
printer Canon IP1600 ganti kata Canon IP1600 dengan merk printer anda. Khusus
untuk printrer Epson gunakan software SSC Service Utility yang dapat diunduh di
http://www.ssclg.com/epsone.shtml software ini mendukung banyak seri sehingga
anda tidak perlu mencari yang sesuai dengan seri Epson anda.
Ketika mendownload software hindari mendownload dari Rapidshare karena biasanya link yang diberikan telah mati untuk seri canon biasanya berupa file Zip atau Rar
kadangkala ada beberapa link yang menyertakan password pada filenya,jadi bacalah
sebelum mendownload
3. Pastikan printer anda dalam keadaan ON ketika melakukan Reset,proses reset
mungkin memakan waktu jadi besabarlah,jika tidak berhasil ulangi lagi sampai berhasil

Leave a Comment

Sistem Informasi Perpustakaan dengan Visual Basic 06

Bagi yang suka berkarya dengan Visual Basic 06, kami ada program perpustakaan lengkap dengan source code nya, yang dibangun menggunakan Visual Basic 06 & database Mysql. Koneksi databasenya Mysqlodbc

Software pendukung

MySQL-Front_2.5_Setup

MysqlODBC

Visual Basic 06

Server xampplite

Menu Setup :

· Aturan peminjaman buku

· Exit

Menu Data

· Kategori Buku

· Buku

· Data Anggota

Menu Transaksi

· Peminjaman Buku

· Pengembalian Buku

Menu Laporan

· Cetak Data Anggota

· Cetak Data Buku

· Cetak Data Peminjaman Buku

· Cetak Buku yang Belum dikembalikan

Maintenace

· Hapus Data Peminjaman

Window

· Tile Vertically

· Tile Horizontally

· Cascade

Help

Silahkan jika ada yang bersedia mengembangkan untuk skripsi, Proyek. Dll.

karna banyaknya permintaan source code perpustakaan ini, silahkan download langsung disini

Kalau ada kesulitan silahkan hubungi kami di bakaran2000@gmail.com.

Mulai bulan Mei 2009, kami menyediakan source code SIPUS dengan menggunakan Database Access koneksi odbc.., berminat? silahkan hubungi  di  bakaran2000@gmail.com

Comments (80)

« Newer Posts · Older Posts »